Karsa Asih 2025
“Berbagi Kasih, Berbagi Bahagia, Bergerak Bersama”
Kegiatan sosial dan napak tilas nilai luhur Yayasan Keluarga Besar R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V dalam rangka memperingati hari lahir Raden Adipati Aria Haji Muharram Wiranatakusumah V.
Nilai leluhur yang dihidupkan melalui aksi nyata.
Rekam suasana Karsa Asih dalam gerak dan suara.
Melalui dokumentasi video ini, suasana Karsa Asih 2025 dapat kembali dirasakan: kebersamaan para peserta, pesan para tokoh, dan langkah kecil yang menjadi wujud kepedulian sosial.
Merekam kebersamaan yang lahir dari semangat asih.
Cuplikan ini menghadirkan kembali suasana acara dari awal kegiatan hingga momentum reflektif, sebagai pengingat bahwa nilai luhur akan tetap hidup ketika diwujudkan dalam tindakan bersama.
Buka di YouTubeRujukan eksternal dari kanal pemerintah daerah.
Sejumlah kanal resmi turut merekam pesan dan konteks kegiatan ini, mulai dari peran Masjid Raya Bandung sebagai ruang kebudayaan dan religi hingga kenangan tentang warisan moral R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V.
Ruang gotong royong dan keteladanan.
Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Yayasan Keluarga Besar R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V menyelenggarakan kegiatan Karsa Asih sebagai bagian dari peringatan hari lahir Raden Adipati Aria Haji Muharram Wiranatakusumah V.
Bertempat di Masjid Raya Bandung, acara ini menjadi ruang untuk menyalurkan semangat gotong royong serta meneladani nilai luhur yang diwariskan oleh salah satu tokoh penting dalam sejarah Kota Bandung.
Dukungan bagi kearifan lokal dan solidaritas sosial.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Wali Kota Bandung Bapak Muhammad Farhan, Gubernur Banten Andra Soni, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung H. Adi Junjunan Mustafa, M.Sc.
Kehadiran para tokoh ini mencerminkan dukungan kuat terhadap pelestarian nilai kearifan lokal sekaligus penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Masjid, masyarakat, dan warisan sifat baik.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini dan menekankan pentingnya kegiatan yang melibatkan serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Yayasan dapat membantu Masjid Raya Bandung dengan cara mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang melibatkan dan bermanfaat bagi masyarakat.”Muhammad Farhan · Wali Kota Bandung
“Karsa Asih diberikan oleh keluarga Wiranatakusumah dengan mendidik dan membesarkan saya sehingga menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara.”Andra Soni · Gubernur Banten
Gubernur Banten Andra Soni juga berharap kegiatan ini dapat menularkan warisan sifat-sifat baik R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V kepada generasi penerus dan masyarakat luas.
Program yang mengutamakan kebermanfaatan.
Menanggapi pesan dari kedua pemimpin daerah yang hadir, Ketua Umum Yayasan R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V, Kisenda Wiranatakusumah, menyatakan bahwa yayasan akan melaksanakan program-program yang selaras dengan nilai kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Misi yayasan selaras dengan pesan-pesan tadi yaitu merencanakan program-program yang nilai kebermanfaatannya mengutamakan masyarakat.”Kisenda Wiranatakusumah · Ketua Umum Yayasan
Keteladanan, doa, dan tausiah.
Rangkaian acara juga diisi dengan sambutan dari Ketua Nazhir Masjid Raya Bandung, Bapak H. Roedy Wiranatakusumah, S.H., M.B.A., yang mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini.
Selain itu, Guru Besar Universitas Pasundan dan Ketua Bidang Sejarah Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. Ade Priangani, M.Si., memberikan pemaparan mendalam mengenai keteladanan R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V dalam sejarah dan budaya Sunda.
Momen reflektif ini dilanjutkan dengan doa dan tausiah oleh KH. M. Sodik Nawawi, Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda An Nawawi, yang mengajak hadirin meneladani nilai kepemimpinan, moralitas, dan kepedulian sosial sang tokoh.
Bebersih, santunan, dan penghargaan atas dedikasi.
Di lapangan, acara diawali dengan kegiatan bebersih area Masjid Raya Bandung yang melibatkan 20 relawan.
Yayasan juga memberikan santunan bagi petugas kebersihan Masjid Raya Bandung serta penjaga makam Astana Anyar dan Dalem Kaum sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka menjaga kebersihan dan kelestarian ruang publik bersejarah.
Napak tilas menuju harmoni masyarakat.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan longmarch menuju kedua makam tersebut sebagai simbol penghormatan sekaligus napak tilas atas jasa dan nilai perjuangan R.A.A.H.M. Wiranatakusumah V.
Yayasan berharap Karsa Asih 2025 dapat menjadi momentum berkelanjutan yang menghubungkan nilai leluhur dengan semangat generasi kini, sekaligus meneguhkan bahwa berbagi kasih, berbagi bahagia, dan bergerak bersama adalah pondasi yang memperkuat harmoni masyarakat.
Dokumentasi kegiatan Karsa Asih 2025.
Potret kegiatan ini merekam kebersamaan, penghormatan, dan kepedulian sosial yang menjadi jiwa Karsa Asih.
Dokumentasi utama Karsa Asih 2025.
Kebersamaan peserta dan keluarga besar.
Rangkaian aksi sosial dan napak tilas.
Karsa Asih menjadi jembatan antara sejarah dan kebermanfaatan.
Karsa Asih 2025 menjadi bagian dari upaya yayasan merawat nilai leluhur melalui kegiatan sosial yang dekat dengan masyarakat, berakar pada sejarah, dan bergerak untuk kebermanfaatan bersama.